Minggu, 21 Juli 2019

Spaghetti Ala The Rinra Hotel



  Selasa , 3 juni  2019


                                                           SPAGHETTI 
Loncat ke navigasiLoncat ke pencarian
Spageti
Spaghettoni.jpg
Spageti yang dalam proses pengeringan
Asal
AsalItalia
Detail
Bahan utamaSemolina atau tepung gandum, air

Spageti (nama resmi: Spaghetti ; pengucapan bahasa Italia: [spa' getti] adalah salah satu jenis pasta yang berbentuk panjang, tipis, silindris, dan padat, yang jika diperhatikan menyerupai mie pada umumnya. Ini adalah makanan pokok dalam masakan itali tradisional. Karena berbentuk seperti mie, kebanyakan orang menyebutnya mie dari Italia meskipun banyak varian pasta lainnya yang berbentuk seperti mie. Seperti pasta pada umumnya, spageti terbuat dari gandum giling dan air. Spageti Italia terbuat dari semolina gandum durum, tetapi di tempat lain bisa dibuat dengan tepung jenis lain.



Awalnya ukuran spageti sangat panjang, tetapi kemudian yang berukuran lebih pendek semakin populer selama paruh kedua abad ke-20 dan sekarang spageti paling banyak tersedia dalam ukuran panjang 25–30 cm (10–12 in). Beberapa varian hidangan pasta berasal dari pasta jenis ini sebagai dasar.

Etimologi

Spaghetti (dalam indonesia ditulis spageti) adalah bentuk kata jamak dari bahasa spaghetto, yang merupakan modifikasi dari kata spago, yang berarti "tali tipis" atau "benang"[1].

Sejarah[sunting | sunting sumber]


Spageti polos tanpa saus yang telah direbus.
Catatan tertulis pertama mengenai pasta berasal dari Talmud pada abad ke 5 Masehi dan mengacu pada pasta kering yang bisa dimasak melalui perebusan[3], yang mudah dibawa[4]. Beberapa sejarawan berpikir bahwa Bangsa Berber mengenalkan pasta ke Eropa selama penaklukan Sisilia. Di Barat, ini mungkin pertama kali dibuat dalam bentuk yang panjang dan tipis di Sisilia sekitar abad ke-12, seperti yang dilaporkan oleh Tabula Rogeriana dari Muhammad al-Idrisi, melaporkan beberapa tradisi tentang kerajaan Sisilia[5].
Popularitas spageti menyebar ke seluruh Italia setelah pendirian pabrik spageti pertama pada abad ke-19, memungkinkan produksi massal spageti untuk pasar Italia[6].
Di Amerika Serikat sekitar akhir abad ke-19, spageti ditawarkan di restoran seperti Spaghetti Italienne (yang kemungkinan terdiri dari mie yang dimasak hingga al dente, dan saus tomat ringan yang dibumbui dengan bumbu dan sayuran yang mudah ditemukan seperti cengkih, daun salam, dan bawang putih) dan baru beberapa dasawarsa kemudian disiapkan dengan oregano atau basil[7][8][9].

Komposisi[sunting | sunting sumber]

Spageti dibuat dari gandum durum yang digiling (tepung gandum) dan air[10] Gandum hitam juga bisa digunakan serta spageti dapat dibuat kering.[2].

Produksi[sunting | sunting sumber]

Spageti segar atau basah[sunting | sunting sumber]


Spageti basah yang sedang dibuat menggunakan mesin pembuat pasta.
Paling sederhana, spageti dapat dibuat dengan menggunakan tidak lebih dari sebuah rolling pin atau penggulung dan pisau. Mesin pembaut pasta rumahan menyederhanakan penggulungan, dan membuat pemotongan lebih seragam. Spageti segar biasanya dimasak dalam beberapa jam setelah terbentuk. Versi komersial spageti "segar" juga diproduksi melalui pabrik[11].

Spageti kering[sunting | sunting sumber]

Sebagian besar spageti kering diproduksi di pabrik yang menggunakan mesin pengekstrusi. Meskipun pada dasarnya sederhana, prosesnya memerlukan ketelitian untuk memastikan bahwa pencampuran dan pengadukan bahan menghasilkan campuran homogen, tanpa gelembung udara. Pembentukan adonan yang sudah mulai kering harus didinginkan dengan air untuk mencegah pembusukan pasta akibat hawa panas. Pengeringan spageti yang baru terbentuk harus dikontrol dengan hati-hati untuk mencegah agar setiap helainya tetap menempel, dan meninggalkannya dengan kelembaban yang cukup sehingga tidak terlalu rapuh. Kemasan untuk perlindungan dan tampilannya telah berkembang dari pembungkus kertas ke kantong plastik dan kardus[12].

Persiapan penyajian[sunting | sunting sumber]

Spageti basah atau kering dimasak dengan dimasukkan ke dalam air mendidih yang telah diberi garam, kemudian ditiriskan menggunakan wadah saringan (bahasa Italia: scolapasta).
Di Italia, spageti umumnya dimasak hingga al dente (bahasa Italia untuk gigit), di mana spageti tersebut matang sepenuhnya namun ada efek renyah yang terasa ketika spageti dikunyah. Ini juga bisa dimasak hingga lebih lembut.
Spagetoni (spaghettoni) adalah spageti yang lebih tebal hingga memerlukan beberapa kali proses memasak. Spagetini (spaghettini) adalah spageti yang lebih tipis sehingga proses memasaknya lebih cepat dari spageti biasa. Ada pula capellini, yaitu spageti yang ukurannya paling tipis (oleh orang Inggris dikenal dengan nama "angel hair spaghetti") sehingga memasaknya pun hanya butuh waktu yang sangat singkat.
Peralatan lainnya yang digunakan untuk memasak spageti selain panci antara lain sendok skup dan penjepit.

Penyajian[sunting | sunting sumber]

Italia[sunting | sunting sumber]


Spageti disajikan dengan saus tomat dan keju Parmesan.
Sebagai lambang dari masakan Italia, spageti pada umumnya disajikan bersama saus tomat, serta beberapa bumbu dan daun herbal (khususnya oregano dan basil), minyak zaitun, daging, dan sayuran. Penyajian spageti lainnya juga termasuk menggunakan saus khusus seperti amatricana dan carbonara. Beberapa jenis keju yang keras dan padat juga disertakan sebagai taburan di atas spageti seperti keju Pecorino, keju Parmesan, dan keju Grana Padano.

Internasional[sunting | sunting sumber]

Di beberapa negara, spageti dijual dalam kemasan kaleng dengan saus.
Di Amerika Serikat, terkadang spageti disajikan bersama chili con carne. Tidak seperti di Italia, umumnya spageti di luar Italia menggunakan saus Bolognese sebagai saus standar penyajian.
Sapaketti phat khi mao (spageti goreng dengan saus dari minuman beralkohol) adalah salah satu makanan populer dalam masakan Thailand[13].

Ragam hidangan[sunting | sunting sumber]

Berikut beberapa varian hidangan spageti yang telah dikenal:
  • Spageti saus Bolognese (Spaghetti Bolognese): Spageti yang disajikan bersama campuran saus tomat dan daging giling.
  • Spageti aglio e olio (Spaghetti aglio e olio): Spageti yang bumbu utamanya adalah bawang putih dan minyak (aglio e olio dalam bahasa Italia berarti bawang putih dan minyak). Merupakan hidangan spageti tradisional dari Napoli.
  • Spageti puttanesca (Spaghetti alla puttanesca): Hidangan spageti Italia yang bersaus tajam, agak asin, yang ditemukan pada pertengahan abad 20. Bahan-bahannya khas masakan Italia Selatan: tomat, minyak zaitun, zaitun, caper, dan bawang putih. Secara harfiah, arti dari nama hidangan ini adalah "Spageti ala pelacur" karena ditemukan di salah satu tempat prostitusi terpencil dan terkenal di Italia bagian selatan.
  • Spageti saus kerang (Spaghetti alla vongole): Spageti yang satu ini populer di seluruh wilayah Italia, utamanya wilayah tengah seperti di Roma dan selatan Campania. Bahan utamanya adalah kerang kipas (clam).
  • Spageti saus Carbonara (Spaghetti alla carbonara): Spageti yang disajikan bersama saus yang terbuat dari telur, keju (terkadang bersama krim), dan daging sehingga menghasilkan saus yang pekat berwarna putih. Carbonara juga digunakan untuk hidangan pasta lain.
  • Spageti marinara (Spaghetti Marinara): Secara harfiah berarti "Spageti pelabuhan", adalah spageti dengan bermacam ragam makanan laut di dalamnya seperti kerang, udang, kepiting, hingga lobster. Dan tidak lupa pula dengan saus tomat. Umumnya disajikan di wilayah yang dekat dengan pantai/ laut.
  • Spageti tomat dan basil (Spaghetti pomodoro e basilico): Spageti yang disajikan bersama tomat, saus tomat, dan daun basil.
  • Spageti dan bola daging (Spaghetti with meatballs): Spageti yang merupakan perpaduan hidangan Italia-Amerika yang disajikan bersama saus tomat dan bola daging (bakso).


Utensil And Equipment


 Utensil And Equipment



 Selasa , 3 Juni 2019


                                                 Utensil And Equipment 



1)   Carving Fork



Name      :   Carving fork 
Function :  A tool for flipping meat when it's baked, grilling hot meat the sedan is cut.
Material  :  Stainless Stell
Cleaning :  It's can be washed with soap and rinsed with clean clear


2)    Cobek


Image result for gambar cobek


Name      :   Cobek
Function :   To smooth the food that will be processed
Material  :   Batu
Cleaning :   It's can be washed with soap and rinsed with clean clear


3)    Blender

Image result for gambar blender


Name      :   Blender
Function :   To smooth the pulp from the essence of food that will be processed
Material  :   Plastic
Cleaning :   It's can be washed with soap and rinsed with clean clear



Daily Activity At Kitchen


 DAILY ACTIVITY AT KITCHEN 


   

  Selasa , 3 Juni 2019

   
                                               Daily Activity At Kitchen 


    Assalamualaikum wr.wb dan selamat pagi , ketemu lagi dengan blog saya semoga yamg membaca ngga bosan dengan , cerita saya atau aktifitas saya selama berada di kitchen ( Hotel The Rinra ) .
hari ini saya berpindah tempat saya sekarang di tempatkan oleh chef dadang , di show kitchen dimana di tempat tersebut , kami di ajarkan lebih mengenal ciri khas makanan eropa , yakni Cream Soup , burger dan lain sebagainya , namun yang paling saya kaget ternyata ada hidangan pisang goreng
( Fried Banana ) dimana hidangan tersebut di indonesia dimana , olahan ataupun hidangan pisang      sangat melmpah , fried banana , setiap waktu orderan tersebut sangat laris manis pisang yang di balut adonan yang lembut  lalu di goreng dan  di tambahkan dengan susu kental manis dan jangan lupa taburan parutan coklat dan ditambahkan juga parutan keju , sebagai pemanis nya tidak lupa kami berikan buah cherry ,






    Selain itu spagetti laris manis juga , saya mengerjakan membuat ala carte dengan di dampingi senior saya , yaitu Kak , taufik beliau juga berasal dari kampus tercinta , dia kakak senior saya , beliau sangat baik dan sabar dalam mengajarkan kami menu-menu dan juga ala carte yang ada di show kitchen , dan tidak lupa juga prepare nya kami kerjakan , di show kitchen saya betul betul harus menjaga fisik dan mental , karena dunia perhotelan itu tidak mudah kita memasuki dunia yang baru , begitu banyak godaan yang mendatang tapi saya tetap sabar dalam mengahadapinya , saya mendapt perlakuaan yang tidak enak yaitu , kakak senior saya sering menggoda-goda saya dan ada juga kakak senior saya , yang sombong dan juga sangat jutek terhadap kami, namun kami harus kuat menghadapi semua itu di karenakan kami, ingin belajar di sini bukan untuk main,main dan sebagainnya ,




   Alhamdulillah saya bisa bertahan selama sebulan , cukup tau rasanya berada di ruangan show kitchen , banyak mengarjakan saya kita tidak boleh somobng dalam menuntu ilmu , karena menurut saya di atas kita masih ada orang lain yang lebih hebat dari pada kita , begitu terus dan selanjutnya ,
saya juga belajar membuat omelete , dan olahaan jenis telur lainnya , berikut gambar yang sempat yang abadikan selama berada di show kitchen ,











market

Rabu, 15 Januari 2020 PASAR PATTALLASSANG TAKALAR 1. Daun Ubi Rp. 3.000 1 ikat 2. Daun Bawang Rp. 15.000 1 ikat 3....